{"id":3359,"date":"2024-07-07T02:53:58","date_gmt":"2024-07-06T19:53:58","guid":{"rendered":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/?p=3359"},"modified":"2026-04-04T14:09:37","modified_gmt":"2026-04-04T07:09:37","slug":"plant-based-food-kepada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/plant-based-food-kepada-anak\/","title":{"rendered":"Tren Plant-Based Food, Apakah boleh diterapkan kepada Anak?"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><em>Penerapan Plant-Based Food untuk Anak, Aman atau Bahaya?<\/em> &#8211;<\/strong> Apakah menerapkan diet plant-based food kepada anak merupakan hal yang baik?. Istilah <em>plant-based<\/em> merupakan sajian menu makanan yang keseluruhannya terbuat dari sayur-mayur hingga buah-buahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menu makanan seperti ini bisa menjadi lifestyle atau gaya hidup tersendiri. Persoalannya, apakah gaya hidup tersebut aman diterapkan pada anak?<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, simak penjelasannya berikut ini. Namun sebelumnya, tak ada salahnya membahas manfaat gaya hidup tersebut terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Penerapan-Plant-Based-Food-kepada-Anak-2-1024x682.webp\" alt=\"Penerapan Plant-Based Food kepada Anak\" class=\"wp-image-3370\" style=\"aspect-ratio:16\/9;object-fit:contain\" srcset=\"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Penerapan-Plant-Based-Food-kepada-Anak-2-1024x682.webp 1024w, https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Penerapan-Plant-Based-Food-kepada-Anak-2-300x200.webp 300w, https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Penerapan-Plant-Based-Food-kepada-Anak-2-768x512.webp 768w, https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Penerapan-Plant-Based-Food-kepada-Anak-2.webp 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"letter-spacing: 0.6px;\">\u00a9<\/span> pixabay<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n<div role=\"navigation\" aria-label=\"Table of Contents\" class=\"simpletoc wp-block-simpletoc-toc\"><h4 class=\"simpletoc-title\">Table of content<\/h4>\n<style>html { scroll-behavior: smooth; }<\/style><ul class=\"simpletoc-list\">\n<li><a href=\"#manfaat-menerapkan-plant-based-food-kepada-anak\">Manfaat Menerapkan Plant Based Food kepada Anak<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#bahaya-diet-plant-based-food-kepada-anak\">Bahaya Diet Plant Based Food kepada Anak<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#tips-aman-menerapkan-plant-based-food-kepada-anak\">Tips Aman Menerapkan Plant-Based Food kepada Anak<\/a>\n\n\n<ul><li>\n<a href=\"#1-jangan-ganti-protein-hewani-dengan-karbohidrat\">1. Jangan Ganti Protein Hewani dengan Karbohidrat<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#2-buat-makanan-plant-based-di-rumah\">2. Buat Makanan Plant-Based di Rumah<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#3-terapkan-diet-flexiterian\">3. Terapkan Diet Flexiterian<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#4-diskusikan-dengan-sehat\">4. Diskusikan dengan Sehat<\/a>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li><\/ul><\/div>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"manfaat-menerapkan-plant-based-food-kepada-anak\">Manfaat Menerapkan Plant Based Food kepada Anak<\/h2>\n\n\n<p>Gaya hidup plant-based secara umum terbagi menjadi dua. Yang pertama adalah vegetarian, sementara yang kedua adalah vegan.<\/p>\n\n\n\n<p>Vegetarian tidak memakan daging-dagingan namun masih mengonsumsi telur, keju, dan susu. Sementara vegan tidak memakan semua protein hewani maupun produk turunannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga hari ini, gaya hidup vegan dan vegetarian telah terbukti memberikan beberapa manfaat bagi buah hati, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menurunkan resiko terpapar penyakit mematikan seperti jantung<\/li>\n\n\n\n<li>Menurunkan resiko diabetes<\/li>\n\n\n\n<li>Melatih simpati pada hewan<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu anak mengontrol nafsu makannya<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Manfaat-manfaat tersebut sudah terkonfirmasi pada berbagai penelitian yang dilakukan oleh negara-negara barat.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya penelitian oleh <a href=\"https:\/\/www.cambridge.org\/core\/services\/aop-cambridge-core\/content\/view\/A8539A11838C49A98FAF2DB2C6EE0AF2\/S002966512100001Xa.pdf\/div-class-title-risks-and-benefits-of-vegan-and-vegetarian-diets-in-children-div.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Mairead E. Kiely<\/a> yang membahas dampak diet vegetarian pada anak.<\/p>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"bahaya-diet-plant-based-food-kepada-anak\">Bahaya Diet Plant Based Food kepada Anak<\/h2>\n\n\n<p>Meski memberikan cukup banyak manfaat, menerapkan plant-based food juga memiliki kekurangan-kekurangan tersendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu kekurangan utama gaya hidup vegan dan vegetarian adalah kurangnya nutrisi yang umum tersedia pada makanan hewani.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya saja defisiensi kalsium pada si kecil. Buah hati yang memilih menjadi vegan acap kali memiliki kadar kalsium lebih rendah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Alhasil, tulang mereka menjadi lebih lemah, beresiko patah, serta mengalami pertumbuhan yang tidak optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Anak-anak vegan dan vegetarian, karenanya perlu mengonsumsi suplemen khusus untuk mengantisipasi kurangnya nutrisi dari protein hewani.<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi mereka masih di fase tumbuh-kembang yang membutuhkan suplai nutrisi banyak.<\/p>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"tips-aman-menerapkan-plant-based-food-kepada-anak\">Tips Aman Menerapkan Plant-Based Food kepada Anak<\/h2>\n\n\n<p>Agar diet plant-based food lebih optimal, orangtua bisa mengikuti keempat tips di bawah ini.<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-jangan-ganti-protein-hewani-dengan-karbohidrat\">1. Jangan Ganti Protein Hewani dengan Karbohidrat<\/h3>\n\n\n<p>Tak jarang, para vegetarian mengganti konsumsi protein hewani dengan karbohidrat. Misal, mengganti daging dengan roti dan selai.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, konsumsi karbohidrat yang tinggi tidaklah baik. Protein hewani idealnya diganti dengan protein nabati seperti tempe, susu kedelai, dan tahu.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan juga anak makan buah-buahan hingga suplemen khusus yang diperlukan untuk perkembangannya.<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-buat-makanan-plant-based-di-rumah\">2. Buat Makanan Plant-Based di Rumah<\/h3>\n\n\n<p>Makanan berbasis tumbuhan acap kali tak selezat makanan berbasis hewani. Tak jarang,&nbsp;mereka yang mengadopsi gaya hidup vegan lantas mencari restoran plant-based food yang lezat.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, makanan luar belum tentu benar-benar baik untuk buah hati. <\/p>\n\n\n\n<p>Jadi bila orangtua ingin menerapkan diet plant-based food, belajarlah untuk membuat makanan vegetarian dan vegan yang enak serta sehat di rumah.<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-terapkan-diet-flexiterian\">3. Terapkan Diet Flexiterian<\/h3>\n\n\n<p>Bukan hal yang salah mencoba menerapkan gaya hidup plant-based food kepada anak. Namun, orangtua tidak boleh terlalu kaku dengan hal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Daripada menerapkan lifestyle yang terlalu keras, terapkanlah flexitarian atau gaya hidup yang lebih fleksibel dengan mengikuti saran ahli nutrisi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi kalaupun plant-based food diutamakan, kebutuhan anak tetap nomor satu. segera menyediakannya.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-size:14px\"><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/dampak-buruk-anak-kecanduan-gadget\/\"><\/a><a href=\"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/parenting-lingkungan-ramah-anak\/\">Anak Menjadi Sehat dengan Parenting Lingkungan Ramah Anak<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"4-diskusikan-dengan-sehat\">4. Diskusikan dengan Sehat<\/h3>\n\n\n<p>Terakhir, jangan memaksa anak untuk mengikuti idealisme orangtua. Alangkah baiknya, bila anak sendiri yang menginginkan gaya hidup tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Orangtua boleh memberikan saran hingga arahan. Namun, hal-hal tersebut seyogyanya dilakukan dengan hangat. <\/p>\n\n\n\n<p>Ajak anak bicara baik-baik dengan mengedepankan argumen yang rasional dan empatik.<\/p>\n\n\n\n<p>Menerapkan plant-based food untuk anak bisa memberikan cukup banyak manfaat. Anak jadi tak mudah terkena diabetes dan mengalami obesitas ketika dewasa kelak.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, sebagai makhluk yang masih mengalami tumbuh kembang, alangkah baiknya gaya hidup ini tidak dipaksakan dengan ketat.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetaplah fleksibel sebagai orangtua. Sekiranya anak ternyata membutuhkan gizi dari makanan hewani, sediakanlah nutrisi tersebut. Ajak anak berdialog dan mengutamakan kesehatannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, kiranya demikian manfaat, bahaya, serta tips aman menerapkan plant-based food kepada anak. Semoga bermanfaat!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penerapan Plant-Based Food untuk Anak, Aman atau Bahaya? &#8211; Apakah menerapkan diet plant-based food kepada anak merupakan hal yang baik?. Istilah plant-based merupakan sajian menu makanan yang keseluruhannya terbuat dari sayur-mayur hingga buah-buahan. Menu makanan seperti ini bisa menjadi lifestyle atau gaya hidup tersendiri. Persoalannya, apakah gaya hidup tersebut aman diterapkan pada anak? Yuk, simak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":3369,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,268],"tags":[81,145],"class_list":["post-3359","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","category-tips-for-parents","tag-parenting","tag-tips"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3359"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3359\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}