{"id":4033,"date":"2024-12-02T00:31:45","date_gmt":"2024-12-01T17:31:45","guid":{"rendered":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/?p=4033"},"modified":"2026-04-02T00:11:00","modified_gmt":"2026-04-01T17:11:00","slug":"film-moana-tidak-cocok-untuk-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/film-moana-tidak-cocok-untuk-anak\/","title":{"rendered":"Mengapa Film Moana Tidak Dianjurkan untuk Anak Usia Dibawah 8 Tahun?"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><em>Film Moana Tidak Cocok untuk Anak Usia Dibawah 8 Tahun &#8211; <\/em><\/strong>Moana adalah film animasi keluarga dengan tokoh utama seorang gadis berusia 16 tahun. Kendati termasuk animasi, film Moana tidak cocok untuk anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Lho, bukannya film Moana adalah film yang cocok sebagai tontonan untuk keluarga?. Maka dari itu ada beberapa hal yang orang tua harus ketahui terkait film moana yang tidak disarankan untuk anak dibawah umur 8 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingin tahu kenapa? Yuk, simak ulasan di bawah ini!<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"686\" height=\"386\" src=\"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/hq720.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4142\" style=\"aspect-ratio:16\/9;object-fit:contain\" srcset=\"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/hq720.jpg 686w, https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/hq720-300x169.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 686px) 100vw, 686px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><span style=\"letter-spacing: 0.6px;\">\u00a9<\/span> www.youtube.com\/@FRESHTrailers<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n<div role=\"navigation\" aria-label=\"Table of Contents\" class=\"simpletoc wp-block-simpletoc-toc\"><h4 class=\"simpletoc-title\">Table of content<\/h4>\n<style>html { scroll-behavior: smooth; }<\/style><ul class=\"simpletoc-list\">\n<li><a href=\"#alasan-film-moana-tidak-cocok-untuk-anak-dibawah-8-tahun\">Alasan Film Moana Tidak Cocok untuk Anak Dibawah 8 Tahun&nbsp;<\/a>\n\n\n<ul><li>\n<a href=\"#1-lelucon-berbahaya\">1. Lelucon Berbahaya&nbsp;<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#2-adegan-kekerasan-yang-membahayakan\">2. Adegan Kekerasan yang Membahayakan&nbsp;<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#3-terdapat-scene-menegangkan\">3. Terdapat Scene Menegangkan<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#4-ilustrasi-monster-yang-menyeramkan-bagi-anak\">4. Ilustrasi Monster yang Menyeramkan bagi Anak<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#5-adegan-membuat-tato-yang-menyakitkan\">5. Adegan Membuat Tato yang Menyakitkan<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#6-teriakan-ayah-pada-anak-yang-bisa-menciptakan-persepsi-buruk\">6. Teriakan Ayah pada Anak yang Bisa Menciptakan Persepsi Buruk&nbsp;<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#7-kehadiran-nenek-sebagai-hantu-dapat-menimbulkan-gangguan-emosional\">7. Kehadiran Nenek sebagai Hantu Dapat Menimbulkan Gangguan Emosional&nbsp;<\/a>\n\n<\/li>\n<li><a href=\"#8-penggunaan-bahasa-kasar\">8. Penggunaan Bahasa Kasar<\/a>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li><\/ul><\/div>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"alasan-film-moana-tidak-cocok-untuk-anak-dibawah-8-tahun\">Alasan Film Moana Tidak Cocok untuk Anak Dibawah 8 Tahun <\/h2>\n\n\n<p>Meskipun mendapatkan rekomendasi bagi anak-anak usia 8 tahun hingga 12 tahun, orang tua sebaiknya tetap mendampingi ketika film ini diputar.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa alasan perlu pengawasan dalam menonton  film animasi &#8216;Moana&#8217; buatan studio Disney&#8217;s yang disutradarai Ron Clements dan John Musker ini:<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-lelucon-berbahaya\">1. Lelucon Berbahaya <\/h3>\n\n\n<p>Anak-anak sering kali meniru apapun yang mereka lihatnya. Dalam film ini, terdapat adegan ketika Maui mengatakan lelucon soal asal-usul dirinya menjadi setengah dewa dan setengah manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Yaitu, karena dijatuhkan ke lautan oleh orang tuanya. Dia juga memberikan dorongan pada Moana dari perahu.&nbsp;<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-adegan-kekerasan-yang-membahayakan\">2. Adegan Kekerasan yang Membahayakan <\/h3>\n\n\n<p>Film Moana juga menyelipkan beberapa adegan kekerasan yang cukup membahayakan. Meskipun hanya pergerakan gambar animasi, hal ini dianggap kurang patut ditonton anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, ketika monster bajak laut menggunakan panah, anak panah beracun, hingga tombak untuk menyerang Moana dan Maui.&nbsp;<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-terdapat-scene-menegangkan\">3. Terdapat Scene Menegangkan<\/h3>\n\n\n<p>Anak-anak usia 5 tahun juga kemungkinan tegang dan takut saat melihat Moana hampir tenggelam gara-gara badai petir di tengah lautan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada juga adegan menegangkan lainnya, yaitu kepiting raksasa yang ingin memakan Maui dan Moana.<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"4-ilustrasi-monster-yang-menyeramkan-bagi-anak\">4. Ilustrasi Monster yang Menyeramkan bagi Anak<\/h3>\n\n\n<p>Alasan lain yang membuat film Moana sebaiknya tidak ditonton anak usia kurang dari 8 tahun adalah ilustrasi monster-monsternya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ilustrator membuatnya cukup menyeramkan bagi anak, apalagi monster lava yang merupakan gabungan api dan lahar.&nbsp;<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"5-adegan-membuat-tato-yang-menyakitkan\">5. Adegan Membuat Tato yang Menyakitkan<\/h3>\n\n\n<p>Sebagai bagian pengenalan budaya Polinesia, film Moana menampilkan <em>scene<\/em> pembuatan tato pada seorang pria. Meskipun ini bagian dari edukasi, sisi psikologis anak mungkin terganggu sehingga dirinya mengalami masalah, seperti sulit tidur dan ketakutan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"6-teriakan-ayah-pada-anak-yang-bisa-menciptakan-persepsi-buruk\">6. Teriakan Ayah pada Anak yang Bisa Menciptakan Persepsi Buruk <\/h3>\n\n\n<p>Pada satu momen, ayah Moana berteriak karena putrinya ini memintanya meninggalkan pulau yang ditinggali suku Polinesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini mungkin menciptakan kesan buruk pada  diri anak-anak mengenai seorang ayah.&nbsp;<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"7-kehadiran-nenek-sebagai-hantu-dapat-menimbulkan-gangguan-emosional\">7. Kehadiran Nenek sebagai Hantu Dapat Menimbulkan Gangguan Emosional <\/h3>\n\n\n<p>Kebanyakan anak usia di bawah 8 tahun bisa sangat mudah mengalami gangguan emosional karena melihat sesuatu yang menyedihkan ataupun menakutkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Gangguan tersebut mungkin dialami jika menonton film Moana karena adanya adegan nenek meninggal dan hadir sebagai hantu.<\/p>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"8-penggunaan-bahasa-kasar\">8. Penggunaan Bahasa Kasar<\/h3>\n\n\n<p>Terakhir, film Moana juga disisipi penggunaan bahasa kasar yang bisa dikatakan terdengar nyaman saat disuarakan oleh Moana.<\/p>\n\n\n\n<p>Adanya hal ini dikhawatirkan akan ditiru anak-anak usia 8 tahun ke bawah yang notabene masih sulit diarahkan.<\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-size:14px\"><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/nilai-parenting-film-moana\/\">Nilai Parenting Film Moana yang Bisa Orang tua Ambil<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah mengapa film Moana tidak disarankan untuk anak dibawah umur 8 tahun. Jika Anda sebagai orang tua tertarik menonton film, sebaiknya tidak mengajak anak kecil dengan usia tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Walaupun begitu, Anda tetap bisa memberikan pesan dari sisi parenting dengan mengemas menjadi bentuk cerita yang lebih lembut untuk anak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Film Moana Tidak Cocok untuk Anak Usia Dibawah 8 Tahun &#8211; Moana adalah film animasi keluarga dengan tokoh utama seorang gadis berusia 16 tahun. Kendati termasuk animasi, film Moana tidak cocok untuk anak. Lho, bukannya film Moana adalah film yang cocok sebagai tontonan untuk keluarga?. Maka dari itu ada beberapa hal yang orang tua harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":5849,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[144],"tags":[93,296,81,82],"class_list":["post-4033","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-trending","tag-edukasi","tag-film-moana","tag-parenting","tag-tips-parenting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4033","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4033"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4033\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5849"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vivalakidsworld.com\/parents\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}