5. Tanamkan Latihan Kecil di Rumah untuk Pengetahuan Keberlanjutan

Tidak hanya sekali, ajarkan latihan secara lebih sering agar anak hafal akan langkah-langkah yang perlu dilakukan dan diwaspadai. Misalnya 2 bulan sekali untuk mengadakan latihan kebiasaan kecil seperti sigap bencana.
Beri anak kesempatan untuk melakukannya secara mandiri. Selain itu, ajak interaksi serta jelaskan secara lebih halus dan sederhana. Jika Anda tidak bisa melakukan sendiri, mintalah pada seseorang atau pihak sekolah untuk melakukan kegiatan positif ini guna mendukung tanggap darurat pada anak.
Baca Juga : Peristiwa Banjir di Sumatera dan Membangun Kesadaran Bencana pada Anak Sejak Dini
Melalui ulasan di atas, penting sekali untuk memberikan edukasi kepada anak mengenai tanggap darurat bencana banjir. Pendekatan yang tepat bisa menumbuhkan respon positif dan bisa diterima oleh anak dengan baik. Ini merupakan kunci keberhasilan edukasi anak dalam memahami terjadinya bencana.
